Sabtu, 02 Desember 2023

Dalam pengolahan Nilai Untuk Raport pada Kurikulum Merdeka dilakukan dengan menganalisis secara kuantitatif dan/atau kualitatif terhadap data hasil asesmen. Hasil asesmen untuk setiap Tujuan Pembelajaran diperoleh melalui data kualitatif (hasil amatan atau rubrik) maupun data kuantitatif (berupa angka)

Rapor merupakan salah satu alat evaluasi yang penting dalam pendidikan. Dalam Kurikulum Merdeka, pengolahan rapor menjadi hal yang perlu diperhatikan dengan baik. Pengolahan rapor yang tepat akan memberikan gambaran yang akurat tentang perkembangan dan pencapaian siswa. Artikel ini akan membahas beberapa langkah penting dalam cara pengolahan rapor di Kurikulum Merdeka.

Langkah pertama dalam cara pengolahan rapor di Kurikulum Merdeka adalah pengumpulan data. Guru harus mengumpulkan semua informasi yang relevan mengenai pencapaian siswa, baik itu nilai pelajaran, kemampuan sosial, sikap, keterampilan, maupun aspek lain yang relevan dengan perkembangan pribadi siswa. Data ini dapat diperoleh melalui berbagai instrumen evaluasi, seperti tugas, ujian, proyek, observasi, dan diskusi.

Setelah pengumpulan data, langkah berikutnya adalah analisis data. Guru perlu menganalisis data yang telah dikumpulkan untuk memahami perkembangan siswa secara menyeluruh. Analisis data ini meliputi identifikasi kekuatan dan kelemahan siswa, serta menemukan pola atau tren yang dapat membantu dalam memberikan umpan balik yang efektif. Dalam Kurikulum Merdeka, analisis data juga harus mencakup aspek nonakademik, seperti kemampuan sosial dan nilai-nilai karakter.

Langkah selanjutnya adalah menyusun rapor. Rapor harus mencerminkan secara akurat perkembangan dan pencapaian siswa. Dalam Kurikulum Merdeka, rapor tidak hanya fokus pada nilai akademik saja, namun juga mencakup aspek-aspek lain yang penting dalam pengembangan pribadi siswa. Rapor harus mencantumkan informasi mengenai nilai pelajaran, kemampuan sosial, sikap, keterampilan, serta catatan penilaian yang menampilkan perbaikan atau peningkatan siswa dari waktu ke waktu.

Selain itu, dalam menyusun rapor di Kurikulum Merdeka, guru juga perlu memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa. Umpan balik ini harus mendorong siswa untuk terus meningkatkan prestasinya dan memperbaiki kelemahan yang ada. Guru dapat memberikan rekomendasi atau saran dalam rapor mengenai langkah-langkah yang dapat diambil siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan


Dalam era Kurikulum Merdeka,cara pengolahan rapor tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata, tetapi juga melibatkan pengembangan karakter, keterampilan, dan nilai-nilai penting dalam pembentukan pribadi yang berkualitas. Oleh karena itu, guru perlu melibatkan semua aspek tersebut dalam pengolahan rapor, sehingga rapor dapat menjadi instrumen yang efektif dalam mengevaluasi dan membantu siswa mencapai prestasi yang optimal dalam berbagai aspek kehidupan.

Untuk yang NIP /NIPPPK silakan di ganti

Berikut ini adalah rapot kurikulum merdeka silakan download dan bagikan :

 

1.          Rapot Kelas 1 : Download

2.        Raport Kelas 2 : Download

3.        Raport Kelas 4 : Download

4.        Rapot Kelas 5 :  Download

5.        Raport P5 :   Disini

Contoh rekap nilai : Disni


Terima kasih


Dalam pengolahan Nilai Untuk Raport pada Kurikulum Merdeka dilakukan dengan menganalisis secara kuantitatif dan/atau kualitatif terhadap dat...